I.PENDAHULUAN
1.1 Latar
Belakang
Setiap orang pasti ingin memperoleh
pekerjaan sehingga dari pekerjaan yang dimilikinya dia bisa memenuhi kebutuhannya.
Data menunjukan, masyarakat Indonesia banyak yang berprofesi sebagai PNS dan
dari data tersebut masih sedikit orang Indonesia yang menjadi wirausaha. Padahal
dengan berwirausaha apalagi kalau bisa menjadi wirausaha yang sukses maka akan
banyak sekali manfaat yang diberikan bagi diri sendiri dan lingkungan, kita
bisa membuka peluang usaha baru bagi orang lain. Jumlah wirausaha di Indonesia
hanya sekitar 0,24 persen dari jumlah penduduk di Indonesia yang sekitar 238
juta jiwa. Jumlah itu lebih rendah dibandingkan dengan jumlah wirausaha di
beberapa negara luar yang tingkat pertumbuhan ekonominya tinggi. Jumlah
wirausaha di luar negeri:
Tbl 1. Perbandingan jumlah
wirausaha di Indonesia dengan 3 negara maju.
|
No
|
Nama
Negara
|
Jumlah
wirausaha dari total penduduk yang dimiliki (%)
|
|
1.
|
Indonesia
|
0,24
%
|
|
2.
|
Amerika
Serikat
|
11
%
|
|
3.
|
Singapura
|
7
%
|
|
4.
|
Malaysia
|
5
%
|
Menteri
Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Syarifuddin Hasan saat berkunjung di Sulawesi
Barat, Sabtu (26/2/2011) mengatakan, melihat perbandingan jumlah wirausaha di
negara maju dengan jumlah wirausaha di Indonesia, maka wajar jika ekonomi di
Indonesia jauh tertinggal dari Negara-negara lain.
Pengguna internet sekarang semakin
meningkat, pengguna internet di Indonesia sekarang saja sudah lebih dari 55
juta orang, data ini diperoleh dari kompas.com
yang diterbitkan pada (kamis, 1 november 2012). Dengan demikian pastinya orang
yang memanfaatkan jasa Online Shop juga terus bertambah.
Oleh karena itu kami bertekad
menjadi seorang wirausaha, dan kami ingin membuka usaha di bidang pemasaran
barang-barang lewat media internet yang sekarang dikenal sebagai Online
Shop.Didalam menjalankan Online Shop dibutuhkan keunikan dari produk yang
diperdagangkan tetapi tidak mengabaikan minat konsumen atas barang yang
diperdagangkan tersebut. Sehingga selain memperdagangkan produk-produk untuk
remaja, kami juga menjual produk-produk etnis NTT, seperti: pakaian, tas, dan
aksesoris-aksesoris. Kami membuka usaha ini karena usaha yang kami ini sangat
cocok dengan ilmu yang kami dapat di bangku perkuliahan dan juga usaha ini
sangat menjanjikan untuk kedepannya.
1.2 Visi
dan Misi
v Visi
ü Usaha
Online yang bisa memperkenalkan barang-barang khas Nusa Tenggara Timur bagi
para kawula muda Kota Kupang.
ü Menjadi
Online Shop yang bisa dipercayai oleh para konsumen dan pengguna internet.
ü Sebagai
contoh usaha baru yang bisa berkembang di Kota Kupang.
v Misi
ü Membangun
kerja sama dengan produsen-produsen barang-barang khas Nusa Tenggara Timur.
ü Membangun
sistem penjualan online yang mudah, baik, sederhana, membantu masyarakat dalam
mencari informasidan memasyarakat.
ü Memiliki
informasi terbaru tentang produk-produk etnis NTT yang selalu diperbaharui dan
selalu memenuhi permintaan konsumen.
ü Selalu
ingin belajar dari orang-orang yang lebih baik dan sesama usaha Online.
ü Memaksimalkan
ilmu yang kita miliki dengan terus belajar dan mengaplikasikannya.
ü Memperkenalkan
dan memotivasi jiwa entreprenearship bagi para kawula remaja.
II. RENCANA BISNIS
2.1 Deskripsi Usaha
a.
Bidang Usaha
Usaha yang akan kami jalankan yaitu pemasaran
barang-barang melalui media internet (ONLINE SHOP). Kami sebagai penyedia jasa
menjual dan memasarkan barang-barang lewat dunia maya, kami akan memasarkan
barang-barang milik orang lain/produsen yaitu dengan menjalin suatu kerja sama
yang baik, produsen yang menjadi incaran kami yaitu produsen barang – barang
khas Nusa Tenggara Timur dan kami juga akan memasarkan produk-produk yang kami
miliki sendiri seperti pakaian, sepatu, tas, dan aksesoris lainnya.
b.
Jenis Produk
v Barang-barang khas Nusa Tenggara
Timur seperti:
ü Selandang,
ü selimut,
ü sarung,
ü topi Ti’i Langga,
ü Sasando hiasan.
v Perlengkapan sehari-hari yang up to
date seperti:
ü Pakaian
ü Tas
ü Sepatu
ü Aksesoris lainnya
c.
Kegunaan, keunggulan, keunikan
v Kegunaan
ü Memperkenalkan barang-barang khas
Nusa Tenggara Timur kepada kawula muda Kota Kupang
ü Membuat anak muda, anak-anak,
mahasiswa, para pelajar lebih mengenal dan mencintai produk NTT
ü Membuka peluang usaha baru yaitu
dibidang Online Shop
ü Membantu orang menemukan
barang-barang khas NTT yang mereka perlukan tanpa harus bersusah-susah
mencarinya
v Keunggulan
ü Di Kota Kupang masih belum terlalu
banyak orang yang berusaha melalui media internet khususnya produk-produk etnis
NTT.
ü Banyak orang-orang luar negeri yang
mencari barang-barang khas suatu daerah, sehingga kita menyediakannya lewat
internet.
ü Barang-barang yang dipasarkan unik,
jarang didapatkan dan barang-barang seperti pakaian, sepatu, tas yang
dipasarkan juga up to date, tidak pasaran.
ü Pengguna internet semakin bertambah
dari tahun ke tahun.
v Keunikan
ü Barang-barang yang kita jual
merupakan barang-barang khas NTT, yang banyak dicari turis dalam dan luar
negeri
ü Barang-barangnya merupakan
simbol-simbol suatu daerah, banyak digunakan dalam acara-acara,
pertemuan-pertemuan baik pemerintahan dan golongan
ü Usaha ini semakin bisa berkembang ke
depan dengan diiringi dengan kerja keras dan inovasi dari pengetahuan
d.
Lokasi Usaha
Gbr1. Denah tempat Usaha
Dari denah yang ada bisa dijelaskan
bahwa tempa usaha kami terletak di hadapan Kantor Lurah Oebufu.
e.
Waktu
Waktu
pemasaran kami adalah 24 jam, karena pemasarannya secara Online.
f.
Dampak usaha terhadap lingkungan
v Dampak Ekonomi
ü Memperbesar jangkauan pasar dari
produsen barang-barang khas NTT
ü Mempermudah para turis dalam dan luar
negeri dalam memperoleh barang-barang khas NTT, dalam memesan barang-barangnya
mereka tidak perlu mengeluarkan ongkos transportasi. Mereka cukup memesan dari
tempat mereka saja.
ü Meningkatkan penjualan barang-barang
khas NTT
ü Bisa menambah lagi konsumen-konsumen
baru
ü Mendorong mahasiswa lain untuk
berwirausaha
v Dampak Sosial
ü Bisa menanamkan cinta akan budaya NTT
ü Barang-barang khas NTT seperti
selendang, kain adat yang biasa digunakan sebagai simbol daerah NTT pada
berbagai pertemuan pemerintah
ü Kaum muda dapat menambah informasi
mengenai barang-barang khas NTT
v Dampak Lingkungan
ü Orang dimudahkan dalam mencari tahu
tentang informasi barang-barang khas NTT (baik orang dalam dan luar negeri)
ü Orang dibiasakan dengan penggunaan
internet sebagi tambahan informasi
g.
Resiko Bisnis
ü Tidak ada order/ produk tidak laku
Resiko pertama yang mungkin dialami adalah produ tidak laku. Ini adalah resiko paling buruk
yang mungkin terjadi pada para pebisnis online. Ini bisa disebabkan: kurangnya
publikasi, barang kurang diminati konsumen, tidak mendapat kepercayaan
konsumen.
ü Resiko Penipuan
Dalam dunia maya, resiko penipuan sangatlah besar. Beberapa penyebabnya
adalah, tidak bertemunya pembeli dan penjual, dan juga kelemahan internet user pada pengetahuannya saat
menggunakan internet. Penipuan dari pembeli. Pembeli yang berpura-pura sudah
transfer lalu memaksa anda mengirim barang, atau memaksa anda pergi ke atm dan
mengirim balik uang. Bisa juga penipuan dari penyetok barang (tempat kita
supply produk). Oleh sebab itu dibutuhkan kehati-hatian dan berpikir dalam
melakukan sesuatu, banyak bertanya kepada orang tua, teman-teman dan orang
lain.
ü Kasus ambil ahli konsumen oleh pihak
Produsen barang
ü Marketing telalu jauh diatas kualitas
produk
ü Order meningkat pesat sampai tidak
terlayani
2.2 Rencana Pemasaran
a.
Target Konsumen
Target konsumen dari produk yang
dipasarkan oleh usaha ini adalah orang-orang yang mencari barang-barang khas
NTT baik orang dalam dan luar negeri, para turis yang ingin membeli souvenir
khas NTT, pertemuan-pertemuan (akademik, pemerintahan), para alumni Undana,
Dosen-dosen Undana, para mahasiswa Undana, pertemuan di kantor-kantor Undana,
acara-acara pernikahan, acara-acara keagamaan.
Untuk penyedia perlengkapan anak muda
seperti pakaian, sepatu, tas, dan aksesorinya kami menyadari akan banyak
persaingan dalam media online maupun media offline, tetapi kami melihat banyak
sekali penyedia barang online yang tidak bisa dipercaya kami melihatnya dari
pengalaman kami dan teman-teman kami dari berbelanja online sehingga kami bertekat
untuk bisa dipercayai oleh konsumen, target pasar kami untuk pakaian , tas, sepatu
adalah teman-teman kami, anak-anak muda Kota Kupang yang sangat memperhatikan
penampilannya. Kami sadar untuk menjual pakaian, tas, sepatu dan aksesoris kami
belum bisa bersaing dengan para pesaing oleh karena itu kami hanya targetkan
pada anak-anak muda Kota Kupang.
b.
Wilayah Pemasaran
Meliputi
Kota Kupang, daerah luar daerah Kupang, dan akan berkembang ke daerah-daerah
Indonesia lainnya.
c.
Situasi Pemasaran
Untuk persaingan pemasaran, yaitu
persaingan dari toko-toko yang menjual barang-barang khas NTT apalagi kalau
mereka sudah memanfaatkan media-media internet. Tetapi pemasaran melalui
internet di Kota Kupang masih sedikit belum terlalu ada persaingan, disini
dibutuhkan informasi yang up to date dan juga berbagai inovasi dari pengetahuan
sehingga pemasaran dari media-media internet menjadi berkembang. Untuk
pemasaran pakaian, tas, sepatu dan aksesoris akan ada banyak persaingan oleh
karena itu kami menargetkan pada teman-teman kami, dan anak-anak muda Kota
Kupang saja yang kami sadari mereka masih sangat membutuhkan jasa-jasa ini.
d.
Jumlah dan Harga Produk
Untuk barang-barang khas NTT, jumlah
dan harganya sangat tergantung dari mereka, untuk harga kami akan mengambil
keuntungan dari penjualan yang ada.
Untuk barang-barang seperti pakaian,
tas,sepatu dan aksesoris, jumlah dan harga juga tergantung dari supplier.
2.3 Rencana Produksi
a. Tata
cara pembalian produk
Kami
akan menjalin kerjasama dengan produsen barang-barang khas NTT yang ada di Kota
Kupang. Kami akan menawarkan kepada produsen-produsen tersebut bagaimana bahwa
kami akan memasarkan produk-produk mereka lewat media internet, dengan begitu
kami barusaha memperluas jangkauwan pasar mereka. Untuk tahap pertama kami
sudah memeliki beberapa produsen yang menyediakan barang-barang khas NTT.
Kami
juga akan menjalin kerjasama dengan supplier pakaian, tas, dan aksesoris. Untuk
supplier ini kami sudah memperoleh kesepakatan yang baik. Kami akan membantu
memasarkan barang-barang milik supplier tersebut, yaitu denga penjelasan
sebagai berikut:
1. Menjalin kerjasama berupa kesepakatan
bersama, bahwa kami bersiap memasarkan barang yang dimiliki supplier
2. Kami akan memasarkannya dengan
memanfaatkan media online berupa web, blog, facebook, twiter, dan perilkanan
lainnya.
3. Kami akan memasarkan dengan media
offline berupa brosur, selebaran dll
4. Ketika ada yang memesan barang-barang
tersebut, kami akanlangsung mengambil barang tersebut dari supplier dan baru
memasarkan kepada pembeli
5. Pembeli akan melakukan pembanyaran
kepada kami dengan harga yang sudah ditentukan terlebih dahulu
b.
Alat/ Teknologi
ü Komputer atau Laptop
ü Printer warna
ü Modem atau jaringan internet
ü Blackberry
ü Software-software komputer untuk
(browser, pemograman web, pemograman aplikasi, desain)
c.
Proses Produksi
Penyediaan
barang-barang dari produsen dan supplier. Barang yang dipasarkan sudah
tersedia, dan siap jual.
2.4 Rencana Manajemen
Gbr 1. Hirarki
Manajemen Kelompok
1. Ketua bertugas untuk memantau
jalannya usaha, mencari ide-ide baru untuk usaha dan mempromosikan produk
2. Sekertaris bertugas untuk memantau
produk, menjalin dan menjaga kerjasama dengan produsen dan distributor dan
mempromosikan produk
3. Bendahara bertugas untuk membuat
laporan keuangan setiap bulannya dan mempromosikan produk
4. Pemasaran/ marketing bertugas untuk
bertanggung jawab untuk memantau segala pemesanan barang yang ada di web,
facebook, twitter. Penanggung jawab juga bertugas mempromosikan produk.
2.5 Rencana Keuangan
Perkiraan dari rincian barang yang terjual dalam 1
bulan:
|
Nama Barang
|
Rincian jenis
|
jumlah
|
Harga @ unit
|
Total harga
|
Harga distributor
|
Keuntungan kita(20%)
|
|
|
Tas
|
-hermer
|
1
|
120.000
|
120.000
|
|
24.000
|
|
|
|
-lois viton
|
2
|
85.000
|
170.000
|
|
34.000
|
|
|
|
-kesanjang
|
1
|
95.000
|
95.000
|
|
19.000
|
|
|
|
-bluberry
|
1
|
110.000
|
110.000
|
|
22.000
|
|
|
Aksesoris
|
-Jam tangan
|
2
|
50.000
|
100.000
|
|
20.000
|
|
|
|
-gelang
|
5
|
5.000
|
25.000
|
|
5.000
|
|
|
|
-kalung
|
5
|
12.000
|
60.000
|
|
12.000
|
|
|
Pakaian
|
-kemeja
|
2
|
60.000
|
120.000
|
|
24.000
|
|
|
|
-kaos
|
2
|
40.000
|
80.000
|
|
16.000
|
|
|
|
-dress
|
1
|
200.000
|
200.000
|
|
40.000
|
|
|
|
-jeans panjang
|
2
|
125.000
|
250.000
|
|
50.000
|
|
|
|
-jeans pendek
|
2
|
60.000
|
120.000
|
|
24.000
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
-sarung
|
1
|
|
|
|
50.000
|
|
|
|
-selendang
|
4
|
|
|
|
50.000
|
|
|
|
-aksesoris
|
5
|
|
|
|
50.000
|
|
|
|
-hiasan
|
2
|
|
|
|
50.000
|
|
|
Total
Pendapatan 1 Bulan Penjualan
|
490.000
|
||||||
Kita buat dalam 1 periode = 3 bulan kerja
Berarti dalam 3 bulan total pendapatan diperkirakan = 490.000 X 3 = Rp 1.470.000,00
Tbl. 1 Cash Flow Usaha
Online Shop
|
No
|
Uraian Komponen
|
Dengan Bisnis (Periode)
|
|||
|
1
|
2
|
3
|
4
|
||
|
I.
|
Inflow
|
|
|
|
|
|
|
1.Nilai
dari barang yang dibeli
|
|
|
|
|
|
|
2.pemasukan
penjualan
|
1.470.000
|
1.470.000
|
1.470.000
|
1.470.000
|
|
|
3.salvage
value(modal)
|
7.500.000
|
0
|
0
|
0
|
|
|
Total
inflow
|
8.970.000
|
1.470.000
|
1.470.000
|
1.470.000
|
|
II.
|
Outflow
|
|
|
|
|
|
|
1.Biaya
investasi
|
|
|
|
|
|
|
-laptop 4
|
0
|
|
|
|
|
|
-modem,Blackbarry(1)
|
2.000.000
|
|
|
|
|
|
-web,blog,facebook,twiter
|
0
|
|
|
|
|
|
2.Biaya
oprasional
|
|
|
|
|
|
|
2.1 Biaya
variable
|
|
|
|
|
|
|
-biaya
pembelanjaan barang
|
2.000.000
|
500.000
|
500.000
|
500.000
|
|
|
-biaya
transportasi
|
50.000
|
50.000
|
50.000
|
50.000
|
|
|
-biaya
internet
|
300.000
|
300.000
|
300.000
|
300.000
|
|
|
-sewa
domain dan hosting web
|
350.000
|
0
|
0
|
0
|
|
|
2.2 Biaya
tetap
|
|
|
|
|
|
|
-biaya
kerja anggota
|
|
|
|
|
|
|
-biaya
pemeliharaan
|
50.000
|
50.000
|
50.000
|
50.000
|
|
|
3.Pajak
|
|
|
|
|
|
|
4.Biaya
yang lain
|
|
|
|
|
|
|
Total
Outflow
|
4.750.000
|
900.000
|
900.000
|
900.000
|
|
III.
|
NetBenefit dengan bisnis = (I-II)
|
4.220.000
|
4.790.000
|
5.690.000
|
6.590.000
|
|
IV.
|
NetBenefit tanpa Bisnis = (I-II)
|
|
|
|
|
|
V.
|
Incremental NetBenefit (III-IV)
|
|
|
|
|
|
VI.
|
Dengan i=DR(%)
|
|
|
|
|
|
VII
|
PVNetBenefit(NPV) = (V)(VI)
|
|
|
|
|
III. PENUTUP
KEYAKINAN
Dengan pertolongan Tuhan Yesus Kristus
kami yakin bisa menjalankan usaha kami. Dengan terus berinovasi dan bekerja
keras untuk mengembangkan usaha kami, usaha kami juga akan menjadi tempat untuk
mempraktekkan ilmu yang kami miliki.
Dengan kemajuan jaman yang ada,
seperti penggunaan laptop, komputer, barang-barang elekronik lainnya(Hp,Ipad)
dan juga penggunaan internet yang terus meningkat maka semakin besar juga
harapan untuk usaha kami berkembang. Disini tinggal bagaimana kita memanfaatkan
peluang yang ada.
HARAPAN
Dengan pertolongan Tuhan Yesus Kristus
kami berharap usaha kami akan terus berkembang sehingga menjadi usaha online
yang terpercaya di Kota Kupang dan sekitarnya. Bisnis online kami bisa menjadi
pilihan yang memuaskan konsumen, dan juga bisa turut membantu memperkenalkan
NTT di mata masyarakat dalam dan luar Kota Kupang.
Harapan lain kami adalah bisa
memperoleh keuntungan yang maksimal dari usaha yang ada, sehingga kami bisa
membiayai kebutuhan kami sendiri masing-masing individu dalam kelompok.
DAFTAR
PUSTAKA
Depertemen
Agribisnis FEM – IPB , 2010, Penyusunan CashFlow Bisnis dan Laporan Rugi/Laba,
Departemen Agribisnis FEM – IPB, Bandung.
http://m.detik.com, 2011, Pengguna
Internet menembus 80 juta orang di tahun 2014.
http://kompas.com, 27Febuari 2011,
Jumlah Wirausaha Indonesia masih Rendah.
http://gurubisnisonline.com, 2011, Apa resiko
bisnis online?.