Rabu, 27 Februari 2013


I.PENDAHULUAN
1.1  Latar Belakang
Setiap orang pasti ingin memperoleh pekerjaan sehingga dari pekerjaan yang dimilikinya dia bisa memenuhi kebutuhannya. Data menunjukan, masyarakat Indonesia banyak yang berprofesi sebagai PNS dan dari data tersebut masih sedikit orang Indonesia yang menjadi wirausaha. Padahal dengan berwirausaha apalagi kalau bisa menjadi wirausaha yang sukses maka akan banyak sekali manfaat yang diberikan bagi diri sendiri dan lingkungan, kita bisa membuka peluang usaha baru bagi orang lain. Jumlah wirausaha di Indonesia hanya sekitar 0,24 persen dari jumlah penduduk di Indonesia yang sekitar 238 juta jiwa. Jumlah itu lebih rendah dibandingkan dengan jumlah wirausaha di beberapa negara luar yang tingkat pertumbuhan ekonominya tinggi. Jumlah wirausaha di luar negeri:
Tbl 1. Perbandingan jumlah wirausaha di Indonesia dengan 3 negara maju.
No
Nama Negara
Jumlah wirausaha dari total penduduk yang dimiliki (%)
1.
Indonesia
0,24 %
2.
Amerika Serikat
11 %
3.
Singapura
7 %
4.
Malaysia
5 %
Sumber: http://kompas.com ,27 februari 2011, Jumlah wirausaha Indonesia masih Rendah

Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Syarifuddin Hasan saat berkunjung di Sulawesi Barat, Sabtu (26/2/2011) mengatakan, melihat perbandingan jumlah wirausaha di negara maju dengan jumlah wirausaha di Indonesia, maka wajar jika ekonomi di Indonesia jauh tertinggal dari Negara-negara lain.
Pengguna internet sekarang semakin meningkat, pengguna internet di Indonesia sekarang saja sudah lebih dari 55 juta orang, data ini diperoleh dari kompas.com yang diterbitkan pada (kamis, 1 november 2012). Dengan demikian pastinya orang yang memanfaatkan jasa Online Shop juga terus bertambah.
Oleh karena itu kami bertekad menjadi seorang wirausaha, dan kami ingin membuka usaha di bidang pemasaran barang-barang lewat media internet yang sekarang dikenal sebagai Online Shop.Didalam menjalankan Online Shop dibutuhkan keunikan dari produk yang diperdagangkan tetapi tidak mengabaikan minat konsumen atas barang yang diperdagangkan tersebut. Sehingga selain memperdagangkan produk-produk untuk remaja, kami juga menjual produk-produk etnis NTT, seperti: pakaian, tas, dan aksesoris-aksesoris. Kami membuka usaha ini karena usaha yang kami ini sangat cocok dengan ilmu yang kami dapat di bangku perkuliahan dan juga usaha ini sangat menjanjikan untuk kedepannya.
1.2  Visi dan Misi

v  Visi
ü  Usaha Online yang bisa memperkenalkan barang-barang khas Nusa Tenggara Timur bagi para kawula muda Kota Kupang.
ü  Menjadi Online Shop yang bisa dipercayai oleh para konsumen dan pengguna internet.
ü  Sebagai contoh usaha baru yang bisa berkembang di Kota Kupang.
v  Misi
ü  Membangun kerja sama dengan produsen-produsen barang-barang khas Nusa Tenggara Timur.
ü  Membangun sistem penjualan online yang mudah, baik, sederhana, membantu masyarakat dalam mencari informasidan memasyarakat.
ü  Memiliki informasi terbaru tentang produk-produk etnis NTT yang selalu diperbaharui dan selalu memenuhi permintaan konsumen.
ü  Selalu ingin belajar dari orang-orang yang lebih baik dan sesama usaha Online.
ü  Memaksimalkan ilmu yang kita miliki dengan terus belajar dan mengaplikasikannya.
ü  Memperkenalkan dan memotivasi jiwa entreprenearship bagi para kawula remaja.











                                                                                                                                                                       
II. RENCANA BISNIS

2.1 Deskripsi Usaha
              a. Bidang Usaha
      Usaha yang akan kami jalankan yaitu pemasaran barang-barang melalui media internet (ONLINE SHOP). Kami sebagai penyedia jasa menjual dan memasarkan barang-barang lewat dunia maya, kami akan memasarkan barang-barang milik orang lain/produsen yaitu dengan menjalin suatu kerja sama yang baik, produsen yang menjadi incaran kami yaitu produsen barang – barang khas Nusa Tenggara Timur dan kami juga akan memasarkan produk-produk yang kami miliki sendiri seperti pakaian, sepatu, tas, dan aksesoris lainnya.
  b. Jenis Produk
v  Barang-barang khas Nusa Tenggara Timur seperti:
ü  Selandang,
ü   selimut,
ü   sarung,
ü   topi Ti’i Langga,
ü   Sasando hiasan.
v  Perlengkapan sehari-hari yang up to date seperti:
ü  Pakaian
ü  Tas
ü  Sepatu
ü  Aksesoris lainnya
              c. Kegunaan, keunggulan, keunikan
v  Kegunaan
ü  Memperkenalkan barang-barang khas Nusa Tenggara Timur kepada kawula muda Kota Kupang
ü  Membuat anak muda, anak-anak, mahasiswa, para pelajar lebih mengenal dan mencintai produk NTT
ü  Membuka peluang usaha baru yaitu dibidang Online Shop
ü  Membantu orang menemukan barang-barang khas NTT yang mereka perlukan tanpa harus bersusah-susah mencarinya

v  Keunggulan
ü  Di Kota Kupang masih belum terlalu banyak orang yang berusaha melalui media internet khususnya produk-produk etnis NTT.
ü  Banyak orang-orang luar negeri yang mencari barang-barang khas suatu daerah, sehingga kita menyediakannya lewat internet.
ü  Barang-barang yang dipasarkan unik, jarang didapatkan dan barang-barang seperti pakaian, sepatu, tas yang dipasarkan juga up to date, tidak pasaran.
ü  Pengguna internet semakin bertambah dari tahun ke tahun.
v  Keunikan
ü  Barang-barang yang kita jual merupakan barang-barang khas NTT, yang banyak dicari turis dalam dan luar negeri
ü  Barang-barangnya merupakan simbol-simbol suatu daerah, banyak digunakan dalam acara-acara, pertemuan-pertemuan baik pemerintahan dan golongan
ü  Usaha ini semakin bisa berkembang ke depan dengan diiringi dengan kerja keras dan inovasi dari pengetahuan
              d. Lokasi Usaha
              Gbr1. Denah tempat Usaha
             Dari denah yang ada bisa dijelaskan bahwa tempa usaha kami terletak di hadapan Kantor Lurah Oebufu.
              e. Waktu
              Waktu pemasaran kami adalah 24 jam, karena pemasarannya secara Online.
              f. Dampak usaha terhadap lingkungan
v  Dampak Ekonomi
ü  Memperbesar jangkauan pasar dari produsen barang-barang khas NTT
ü  Mempermudah para turis dalam dan luar negeri dalam memperoleh barang-barang khas NTT, dalam memesan barang-barangnya mereka tidak perlu mengeluarkan ongkos transportasi. Mereka cukup memesan dari tempat mereka saja.
ü  Meningkatkan penjualan barang-barang khas NTT
ü  Bisa menambah lagi konsumen-konsumen baru
ü  Mendorong mahasiswa lain untuk berwirausaha
v  Dampak Sosial
ü  Bisa menanamkan cinta akan budaya NTT
ü  Barang-barang khas NTT seperti selendang, kain adat yang biasa digunakan sebagai simbol daerah NTT pada berbagai pertemuan pemerintah
ü  Kaum muda dapat menambah informasi mengenai barang-barang khas NTT
v  Dampak Lingkungan
ü  Orang dimudahkan dalam mencari tahu tentang informasi barang-barang khas NTT (baik orang dalam dan luar negeri)
ü  Orang dibiasakan dengan penggunaan internet sebagi tambahan informasi
              g. Resiko Bisnis
ü  Tidak ada order/ produk tidak laku
Resiko pertama yang mungkin dialami adalah produ  tidak laku. Ini adalah resiko paling buruk yang mungkin terjadi pada para pebisnis online. Ini bisa disebabkan: kurangnya publikasi, barang kurang diminati konsumen, tidak mendapat kepercayaan konsumen.
ü  Resiko Penipuan
Dalam dunia maya, resiko penipuan sangatlah besar. Beberapa penyebabnya adalah, tidak bertemunya pembeli dan penjual, dan juga kelemahan internet user pada pengetahuannya saat menggunakan internet. Penipuan dari pembeli. Pembeli yang berpura-pura sudah transfer lalu memaksa anda mengirim barang, atau memaksa anda pergi ke atm dan mengirim balik uang. Bisa juga penipuan dari penyetok barang (tempat kita supply produk). Oleh sebab itu dibutuhkan kehati-hatian dan berpikir dalam melakukan sesuatu, banyak bertanya kepada orang tua, teman-teman dan orang lain.
ü  Kasus ambil ahli konsumen oleh pihak Produsen barang
ü  Marketing telalu jauh diatas kualitas produk
ü  Order meningkat pesat sampai tidak terlayani
2.2 Rencana Pemasaran
              a. Target Konsumen
          Target konsumen dari produk yang dipasarkan oleh usaha ini adalah orang-orang yang mencari barang-barang khas NTT baik orang dalam dan luar negeri, para turis yang ingin membeli souvenir khas NTT, pertemuan-pertemuan (akademik, pemerintahan), para alumni Undana, Dosen-dosen Undana, para mahasiswa Undana, pertemuan di kantor-kantor Undana, acara-acara pernikahan, acara-acara keagamaan.
          Untuk penyedia perlengkapan anak muda seperti pakaian, sepatu, tas, dan aksesorinya kami menyadari akan banyak persaingan dalam media online maupun media offline, tetapi kami melihat banyak sekali penyedia barang online yang tidak bisa dipercaya kami melihatnya dari pengalaman kami dan teman-teman kami dari berbelanja online sehingga kami bertekat untuk bisa dipercayai oleh konsumen, target pasar kami untuk pakaian , tas, sepatu adalah teman-teman kami, anak-anak muda Kota Kupang yang sangat memperhatikan penampilannya. Kami sadar untuk menjual pakaian, tas, sepatu dan aksesoris kami belum bisa bersaing dengan para pesaing oleh karena itu kami hanya targetkan pada anak-anak muda Kota Kupang.  

              b. Wilayah Pemasaran
          Meliputi Kota Kupang, daerah luar daerah Kupang, dan akan berkembang ke daerah-daerah Indonesia lainnya.
              c. Situasi Pemasaran
          Untuk persaingan pemasaran, yaitu persaingan dari toko-toko yang menjual barang-barang khas NTT apalagi kalau mereka sudah memanfaatkan media-media internet. Tetapi pemasaran melalui internet di Kota Kupang masih sedikit belum terlalu ada persaingan, disini dibutuhkan informasi yang up to date dan juga berbagai inovasi dari pengetahuan sehingga pemasaran dari media-media internet menjadi berkembang. Untuk pemasaran pakaian, tas, sepatu dan aksesoris akan ada banyak persaingan oleh karena itu kami menargetkan pada teman-teman kami, dan anak-anak muda Kota Kupang saja yang kami sadari mereka masih sangat membutuhkan jasa-jasa ini.
              d. Jumlah dan Harga Produk
          Untuk barang-barang khas NTT, jumlah dan harganya sangat tergantung dari mereka, untuk harga kami akan mengambil keuntungan dari penjualan yang ada.
          Untuk barang-barang seperti pakaian, tas,sepatu dan aksesoris, jumlah dan harga juga tergantung dari supplier.
2.3 Rencana Produksi
              a. Tata cara pembalian produk
          Kami akan menjalin kerjasama dengan produsen barang-barang khas NTT yang ada di Kota Kupang. Kami akan menawarkan kepada produsen-produsen tersebut bagaimana bahwa kami akan memasarkan produk-produk mereka lewat media internet, dengan begitu kami barusaha memperluas jangkauwan pasar mereka. Untuk tahap pertama kami sudah memeliki beberapa produsen yang menyediakan barang-barang khas NTT.
          Kami juga akan menjalin kerjasama dengan supplier pakaian, tas, dan aksesoris. Untuk supplier ini kami sudah memperoleh kesepakatan yang baik. Kami akan membantu memasarkan barang-barang milik supplier tersebut, yaitu denga penjelasan sebagai berikut:
1.      Menjalin kerjasama berupa kesepakatan bersama, bahwa kami bersiap memasarkan barang yang dimiliki supplier
2.      Kami akan memasarkannya dengan memanfaatkan media online berupa web, blog, facebook, twiter, dan perilkanan lainnya.
3.      Kami akan memasarkan dengan media offline berupa brosur, selebaran dll
4.      Ketika ada yang memesan barang-barang tersebut, kami akanlangsung mengambil barang tersebut dari supplier dan baru memasarkan kepada pembeli
5.      Pembeli akan melakukan pembanyaran kepada kami dengan harga yang sudah ditentukan terlebih dahulu
              b. Alat/ Teknologi
ü  Komputer atau Laptop
ü  Printer warna
ü  Modem atau jaringan internet
ü  Blackberry
ü  Software-software komputer untuk (browser, pemograman web, pemograman aplikasi, desain)
              c. Proses Produksi
          Penyediaan barang-barang dari produsen dan supplier. Barang yang dipasarkan sudah tersedia, dan siap jual.
2.4 Rencana Manajemen
Gbr 1. Hirarki Manajemen Kelompok
1.      Ketua bertugas untuk memantau jalannya usaha, mencari ide-ide baru untuk usaha dan mempromosikan produk
2.      Sekertaris bertugas untuk memantau produk, menjalin dan menjaga kerjasama dengan produsen dan distributor dan mempromosikan produk
3.      Bendahara bertugas untuk membuat laporan keuangan setiap bulannya dan mempromosikan produk
4.      Pemasaran/ marketing bertugas untuk bertanggung jawab untuk memantau segala pemesanan barang yang ada di web, facebook, twitter. Penanggung jawab juga bertugas mempromosikan produk.



2.5 Rencana Keuangan
Perkiraan dari rincian barang yang terjual dalam 1 bulan:                               
Nama Barang
Rincian jenis
jumlah
Harga @ unit
Total harga
Harga distributor
Keuntungan kita(20%)
Tas
-hermer
1
120.000
120.000

24.000

-lois viton
2
85.000
170.000

34.000

-kesanjang
1
95.000
95.000

19.000

-bluberry
1
110.000
110.000

22.000
Aksesoris
-Jam tangan
2
50.000
100.000

20.000

-gelang
5
5.000
25.000

5.000

-kalung
5
12.000
60.000

12.000
Pakaian
-kemeja
2
60.000
120.000

24.000

-kaos
2
40.000
80.000

16.000

-dress
1
200.000
200.000

40.000

-jeans panjang
2
125.000
250.000

50.000

-jeans pendek
2
60.000
120.000

24.000








-sarung
1



50.000

-selendang
4



50.000

-aksesoris
5



50.000

-hiasan
2



50.000
Total Pendapatan 1 Bulan Penjualan
490.000









Kita buat dalam 1 periode = 3 bulan kerja
Berarti dalam 3 bulan total pendapatan diperkirakan  = 490.000 X 3 = Rp 1.470.000,00
Tbl. 1 Cash Flow Usaha Online Shop
No
Uraian Komponen
Dengan Bisnis (Periode)
1
2
3
4
I.
Inflow





1.Nilai dari barang yang dibeli





2.pemasukan penjualan
1.470.000
1.470.000
1.470.000
1.470.000

3.salvage value(modal)
7.500.000
0
0
0

Total inflow
8.970.000
1.470.000
1.470.000
1.470.000
II.
Outflow





1.Biaya investasi





-laptop 4
0




-modem,Blackbarry(1)
2.000.000




-web,blog,facebook,twiter
0




2.Biaya oprasional





2.1 Biaya variable





-biaya pembelanjaan barang
2.000.000
500.000
500.000
500.000

-biaya transportasi
50.000
50.000
50.000
50.000

-biaya internet
300.000
300.000
300.000
300.000

-sewa domain dan hosting web
350.000
0
0
0

2.2 Biaya tetap





-biaya kerja anggota





-biaya pemeliharaan
50.000
50.000
50.000
50.000

3.Pajak





4.Biaya yang lain





Total Outflow
4.750.000
900.000
900.000
900.000
III.
NetBenefit dengan bisnis = (I-II)
4.220.000
4.790.000
5.690.000
6.590.000
IV.
NetBenefit tanpa Bisnis = (I-II)




V.
Incremental NetBenefit (III-IV)




VI.
Dengan i=DR(%)




VII
PVNetBenefit(NPV) = (V)(VI)












III. PENUTUP

              KEYAKINAN
          Dengan pertolongan Tuhan Yesus Kristus kami yakin bisa menjalankan usaha kami. Dengan terus berinovasi dan bekerja keras untuk mengembangkan usaha kami, usaha kami juga akan menjadi tempat untuk mempraktekkan ilmu yang kami miliki.
          Dengan kemajuan jaman yang ada, seperti penggunaan laptop, komputer, barang-barang elekronik lainnya(Hp,Ipad) dan juga penggunaan internet yang terus meningkat maka semakin besar juga harapan untuk usaha kami berkembang. Disini tinggal bagaimana kita memanfaatkan peluang yang ada.
              HARAPAN
          Dengan pertolongan Tuhan Yesus Kristus kami berharap usaha kami akan terus berkembang sehingga menjadi usaha online yang terpercaya di Kota Kupang dan sekitarnya. Bisnis online kami bisa menjadi pilihan yang memuaskan konsumen, dan juga bisa turut membantu memperkenalkan NTT di mata masyarakat dalam dan luar Kota Kupang.
          Harapan lain kami adalah bisa memperoleh keuntungan yang maksimal dari usaha yang ada, sehingga kami bisa membiayai kebutuhan kami sendiri masing-masing individu dalam kelompok.





                  




DAFTAR PUSTAKA
                  
Depertemen Agribisnis FEM – IPB , 2010, Penyusunan CashFlow Bisnis dan Laporan Rugi/Laba, Departemen Agribisnis FEM – IPB, Bandung.
http://m.detik.com, 2011, Pengguna Internet menembus 80 juta orang di tahun 2014.
http://kompas.com, 27Febuari 2011, Jumlah Wirausaha Indonesia masih Rendah.
http://gurubisnisonline.com, 2011, Apa resiko bisnis online?.